Dauzzz's posts with tag: dunia
 |  | Selasa, 3 Juni 2008 | 19:42 WIB STRES hampir tak lagi bisa dipisahkan dengan gaya kehidupan moderen yang penuh dengan tuntutan dan situasi ketegangan yang mengikutinya. Setiap lini kehidupan manusia modern selalu dilumuri berbagai tekanan yang membuat diri menjadi penat dan tidak nyaman.
John. W. Santrock, seorang pakar psikologi perkembangan mendefiniskan stres sebagai respon individu terhadap lingkungan dan kejadian, atau lebih dikenal dengan stresor, yang kita anggap mengancam, menegangkan dan membutuhkan kemampuan kita untuk mengatasinya. Mulai dari persoalan kenaikan BBM, melambungnya harga kebutuhan sehari-hari, target kerja yang tidak terpenuhi sampai dengan peliknya relasi dengan keluarga atau teman kerja adalah contohnya. Secara substansial stres merupakan kondisi eksternal yang menegangkan, tidak diharapkan oleh seseorang, dan cenderung membuat diri tidak nyaman.
Tidak ada ambang yang objektif untuk menentukan situasi sebagai stresor, namun secara subjektif stres yang dialami seseorang dapat memicu serangkaian dampak negatif. Crowley Jack, Phd, psikolog dari Western Washington University, menjelaskan bahwa secara psikologis, stres dapat memicu terjadinya kecemasan, hilangnya gairah hidup, depresi, bahkan agresivitas yang meningkat. Sedangkan secara fisik stres dapat mengakibatkan instabilitas tensi, gangguan pencernaan, penurunan imunitas, serta percepatan penuaan, bahkan kanker.
Berbagai teknik telah dikembangkan untuk mengelola stres supaya efek buruknya tidak merebak menjadi hal yang negatif. Mulai dari teknik-teknik spiritual-kultural ; meditasi, terapi aroma, olah pernafasan sampai dengan teknik psikologi moderen ;konseling, refreshing tecnique, manipulasi kognitif ataupun metode transformasi paradigma.
Kemunculan pendekatan tersebut dapat kita lihat dalam berbagai tawaran healing program, pelatihan pengembangan kepribadian ataupun berbagai program konseling yang ditawarkan banyak biro psikologi. Pun tidak bisa dinafikkan bahwa kebanyakan teknik reduksi stres yang sekarang ini berkembang tidak mampu diakses oleh semua kalangan, karena berbagai keterbatasan, juga barangkali kerena eksklusivitas lembaga penyedia jasa.
Nah, sebenarnya ada metode reduksi stres lain yang natural dan pasti aksestebel bagi semua, yaitu berteriak (shout a loud). Secara alami, setiap pribadi pasti pernah melakukannnya dengan berbagai cara saat mengalami ketegangan. Dr.Vincent Tuason, direktur bagian psikiatri St. Paul Ramseu Medical Centre Minesota, menjelaskan bahwa berteriak merupakan sebuah mekanisme pengurangan ketegangan dan ketidaknyamanan yang bersifat alami. Saat kita tertekan dan dalam kondisi tidak tertahankan, biasanya kita menjadi lebih stabil sehabis berteriak. Teriakan adalah sebuah pelepasan ketegangan (chatarsis). Sementara Prof. Jeffrey Lohr, dari J William Fulbright College of Arts and Sciences, menjelaskan bahwa berteriak memberikan sensasi pengendoran otot yang tegang karena kondisi stres.
Beberapa bukti kultural tentang kebiasaan berteriak sebagai sebuah mekanisme penenangan diri telah dilakukan oleh berbagai bangsa sebelum abad ini. Adalah penduduk yang tinggal di kepulauan Solomon Pasifik Selatan yang menjadikan kebiasaan berteriak sebagai tradisi kultural saat mereka frustrasi dan menemui kesulitan.
Saat mereka mengalami ketegangan, memanjat pohon dan berteriak sekeras-kerasnya dipercaya dapat memberikan pencerahan batin yang menuntun pada kreativitas. Bangsa Persia pertengahan biasa melantunkan doa-doa dengan suara yang keras untuk mencapai ketenangan diri dan ekstase transenden.
Tentu saja, di lingkungan zaman moderen seperti sekarang, kita tidak bisa berteriak sesuka hati karena di sekitar kita telah padat dengan kehadiran orang lain. Berteriak secara primitif justru akan menimbulkan ketegangan baru dengan orang lain yang merasa terganggu, dan stres pun justru akan meningkat.
Berteriak saat stress perlu dilakukan dengan tepat dan pada tempat yang benar. Anand Krishna, seorang praktisi penyembuhan holistik dalam Buku Atma Bodha menjelaskan bahwa kita bisa berteriak melepas ketegangan dengan duduk beralas di tempat tempat nyaman seperti pantai, gunung, dan tempat nyaman lainnya. Di tempat-tempat itu kita bisa berteriak bebas. Barangkali ini adalah sebuah saran untuk berteriak yang sesuai dengan kondisi kita saat ini.
Ketegangan, tekanan, tuntutan di lingkungan kita yang mengganggu kenyamanan diri barangkali adalah sebuah keniscayaan modernitas, namun berbahagialah mereka yang masih bisa berteriak dengan tulus hati.
YB Cahya Widiyanto, S.Psi., M.Si, dosen pada Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/03/19422234/berteriaklah.dan.stres.pun.lenyap |
 |  | Pentingnya Ekspedisi Garis Depan Nusantara Selasa, 13 Mei 2008 | 18:32 WIB KITA patut berbangga karena Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.504 pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Indonesia memiliki garis pantai 81.000 kilometer yang merupakan terpanjang kedua di dunia setelah Kanada. Laut terbentang seluas 5,8 kilometer persegi atau hampir tiga perempat dari seluruh wilayah tanah air.
Ribuan pulau berarak dan tersebar bagai mutiara mutu manikam di antara hamparan buih lautan di sekitar khatulistiwa. Di antara pulau-pulau tersebut ada sebagian saudara-saudara sebangsa yang hidup terpencil, jauh dari modernitas. Ada pula sudara-saudara kita yang demi dedikasi dan tugas negara rela menjaga keberadaan pulau-pulau tersebut dan harus terpisah jauh dari keluarga.
Banyak pulau-pulau kecil nun jauh di sana yang menjadi garis terdepan Nusantara, namun jauh dari perhatian kita. Padahal, pulau-pulau terluar memiliki peran strategis sebagai batas kedaulatan negara dan sudah mejadi kewajiban seluruh bangsa untuk ikut peduli terhadap eksistensi pulau-pulau tersebut sebagai bagian Republik Indonesia.
Adakah kita pernah menginjakkan kaki di sana? Terbersitkah di pikiran kita bahwa pulau-pulau tersebut adalah bagian dari bumi pertiwi tercinta?
Pentingnya peran pulau-pulau terluar tersebut mendasari dilaksanakannya Ekspedisi Garis Depan Nusantara. Ekspedisi ini bertujuan membuka ruang informasi serta keterbukaan akan keberadaan dan potensi 92 pulau terdepan/terluar Nusantara kepada masyarakat. Selain itu, hasil-hasil ekspedisi diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat atas kekayaan alam Nusantara sebagai bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuan yang tidak kalah penting adalah membangun kembali kesadaran budaya maritim yang selama ini terlalaikan.
Sesuai tujuan tersebut, ekspedisi akan mencatat kondisi alam di pulau-pulau terluar dan budaya masyarakat di sekitarnya. Khusus budaya maritim, ekspedisi akan mengungkap lebih rinci setidaknya 83 jenis perahu tradisional asli Indonesia, antara lain 23 jenis dari Madura, 16 jenis dari Bugis-Makasar, 6 jenis dari Sumatera Selatan, 4 jenis dari pantai utara Jawa, dan perahu-perahu yang tersebar di seluruh pelosok tanah air.
Selain itu, untuk membentuk persepsi nasional maupun internasional tentang keberadaan pulau-pulau tersebut, akan didirikan monumen bapak bangsa, Soekarno-Hatta di setiap pulau terluar. Patung Soekarno berwarna merah dan Hatta berwarna putih tidak hanya ekspresi seni semata, namun juga akan menciptakan citra garis terdepan Nusantara.
Semua data-data yang dikumpulkan akan didokumentasikan dalam bentuk buku, film, foto dan web. Setidaknya enam buku yang direncanakan terbit, yakni Garis Depan Nusantara, Garis Depan Nusantara: Buku 1 Pula-pulau Terdepan Indonesia Barat, Garis Depan Nusantara: Buku 2 Pulau-pulau Terdepan Indonesia Tengah, Garis Depan Nusantara: Buku 3 Pulau-pulau Terdepan Indonesia Timur, Perahu Tradisi Nusantara, dan Monumen 92 Pulau Nusantara.
Ekspedisi dibagi dalam tiga tahap, masing-masing untuk pulau terluar di Indonesia barat, Indonesia tengah, dan Indonesia timur. Pelaksanannya dibagi dalam tiga tim, masing-masing tim pulau/kapal, tim Kodal (komanda pengendali) I, dan Kodal II. Tim pulau akan bergerak dari satu pulau ke pulau lainnya menggunakan Kapal Motor Deklarasi Djuanda. Tim Kodal I dan II akan bergerak melalui perjalanan darat, melakukan survei awal budaya masyarakat, melakukan kerja sama dengan seluruh pihak yang terlihat dalam ekspedisi, termasuk mengatur rencana aksi.
Ekspedisi Garis Depan Nusantara merupakan insiatif oganisasi pecinta lingkungan Wanadri dan komunitas budaya Rumah Nusantara. Kegiatan ini didukung Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Perhubungan, TNI AL, Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional), Medco Energi, Kompas, TransTV, dan Trans-7
http://www.kompas.com/read/xml/2008/05/13/18320075/pentingnya.ekspedisi.garis.depan.nusantara
|
 |  | Foto setahun yg lalu baru dipublish sekarang, karena sempat hilang dari memori camera (CF), mungkin gara2 terscan waktu dibandara KL, sayang foto2nya yg tersisa hanya ini.... |
pemain ganda wanita.wmv (7.4 MB)
Kemenangan firdasari.wmv (6.4 MB)
Berikut adalah daftar harga minyak di seluruh dunia. Di Venezuela harganya hanya Rp 460/liter, di Saudi Arabia Rp 1.104/liter, di Nigeria Rp 920/liter, di Iran Rp 828/liter, di Mesir Rp 2.300/liter, dan di Malaysia Rp 4.876/liter. Rata-rata pendapatan per kapita di negara-negara tersebut lebih tinggi dari kita. Sebagai contoh Malaysia sekitar 4 kali lipat dari negara kita. Anehnya di negara kita premium yang saat ini harganya Rp 4.500/liter akan dinaikkan hingga Rp 6.000/liter sementara harga Pertamax sekitar Rp 8.700/liter. Jelas bedanya antara negara yang mementingkan kepentingan rakyat dengan negara Neoliberalis/Pro Spekulan Pasar yang hanya mengikuti harga minyak Internasional. AS dan Cina adalah importer minyak terbesar dan ketiga di dunia *1. Tapi harga minyak di AS cuma Rp 8.464/liter sementara Cina Rp 5.888/liter.. Padahal penduduk kedua negara lebih besar dari Indonesia (Cina penduduknya 1,3 milyar) . Indonesia meski premium cuma Rp 4.500 (yang akan dinaikkan jadi Rp 6.000/liter) namun harga Pertamax mencapai Rp 8.700/liter. Lebih tinggi dari harga di AS. Padahal UMR di Indonesia cuma US$ 95/bulan sementara di AS US$ 980/bulan. Jadi Indonesia ini benar-benar mengikuti kemauan spekulan pasar/kaum Neoliberalis. Dengan memakai patokan harga Internasional US$ 125/barrel maka rakyat AS yang UMRnya US$ 980/bulan masih bisa menabung US$ 955/bulan sementara rakyat Indonesia yang UMRnya hanya US$ 95/bulan harus ngutang sebanyak US$ 30/bulan. Memang rakyat miskin tidak punya mobil mewah, tapi mereka kan tetap harus pakai angkot atau sepeda motor. Dan itu pakai BBM! Referensi: 1. http://worldnews.about.com/od/oilnaturalgas/tp/oil_imports.htm http://en.wikipedia.org/wiki/Gasoline_usage_and_pricing Gasoline usage and pricing | Negara | US$/Ltr | | Rp/Ltr | Tanggal | | Sumber | | Australia | 1.37 | | 12,604 | 4/23/2008 | | [1]/XE.com | | Belgium | 2.02 | | 18,584 | 11/7/2007 | | [4][5][6] | | Brazil | 1.56 | | 14,352 | 4/29/2008 | | [citation needed] | | Canada | 1.25 | | 11,500 | 5/5/2008 | | GasBuddy/XE.com | | China | 0.64 | | 5,888 | 5/5/2007 | | CNN Money/[2] | | Croatia | 1.73 | | 15,916 | 5/5/2007 | | | | Cyprus | 1.63 | | 14,996 | 4/22/2008 | | for Unleaded 95[[3] | | Denmark | 2.15 | | 19,780 | 4/21/2008 | | | | Egypt | 0.25 | | 2,300 | 7/25/2007 | | [8] | | Finland | 2.1 | | 19,320 | 1/5/2008 | | [9] | | Germany | 2.28 | | 20,976 | 4/20/2008 | | [10] | | Greece | 1.3 | | 11,960 | 3/13/2006 | | | | Hong Kong | 1.997 | | 18,372 | 4/12/2008 | | Shell Hong Kong/[4] | | Iceland | 2.13 | | 19,596 | 3/31/2008 | | Esso/[5] | | India | 1.22 | | 11,224 | 10/3/2006 | | | | Iran | 0.09 | | 828 | 5/5/2007 | | CNN Money/[6] | | Israel | 1.91 | | 17,572 | 5/1/2008 | | Israel Min. of National Infrastr. | | Italy | 1.93 | | 17,756 | 11/8/2007 | | | | Japan | 1.01 | | 9,292 | 9/29/2006 | | CNN Money/[8] | | Kuwait | 0.21 | | 1,932 | 4/3/2006 | | CNN Money/[9] | | Malaysia | 0.53 | | 4,876 | 2/3/2006 | | Google exchange calculator | | Mexico | 0.62 | | 5,704 | 5/5/2007 | | Banco de Información Económica | | Netherlands | 2.36 | | 21,712 | 4/28/2008 | | Shell | | New Zealand | 1.44 | | 13,248 | 4/20/2008 | | Pricewatch/fx.com on 2006-09-29 | | Nigeria | 0.1 | | 920 | 3/3/2005 | | CNN Money/[13] | | Norwegia | 2.52 | | 23,184 | 4/14/2008 | | Shell/[14] | | Pakistan | 1.06 | | 9,752 | 5/4/2008 | | PSO/[15] | | Philippines | 0.94 | | 8,648 | 9/17/2007 | | Shell Philippines/[16] | | Romania | 1.67 | | 15,364 | 4/15/2008 | | | | Russia | 1 | | 9,200 | 5/7/2008 | | [11] | | Saudi Arabia | 0.12 | | 1,104 | 5/16/2007 | | | | Sierra Leone | 4.87 | | 44,804 | 5/1/2008 | | [18] | | Singapore | 1.37 | | 12,604 | 1/2/2008 | | PetrolWatch/XE.com | | Switzerland | 1.65 | | 15,180 | 12/19/2007 | | | | Sweden | 1.96 | | 18,032 | 1/3/2008 | | JET/ | | Thailand | 0.69 | | 6,348 | 1/13/2007 | | Nation Multimedia/[19] | | Turkey | 2.68 | | 24,656 | 4/22/2008 | | NTV/[20] | | Turkmenistan | 0.08 | | 736 | 11/25/2006 | | Turkmenistan.ru/[21] | | UAE | 0.45 | | 4,140 | 5/4/2008 | | | | Ukraine | 1.17 | | 10,764 | 4/18/2008 | | | | United Kingdom | 2.16 | | 19,872 | 4/20/2008 | | petrolprices.com/XE.com | | United States | 0.92 | | 8,464 | 4/19/2008 | | [12] | | Venezuela | 0.05 | | 460 | 1/12/2008 | |
 |  | Ada tiket nonton Semifinal uber cup 2008 awalnya ragu-ragu, tapi saran kawan2 sayang dilewatkan…tadinya pengen foto-foto tapi persiapan yg kurang dan peralatan seadanya,, jadi foto kurang bagus….. Saat dilapangan ada sisa tiket, saran dari boy komar ajak teh rina & teh devi…dengan senang hati merekapun datang….
|
 |  | Tambah bingung mau dikasih lagi 4 tiket VIP semi final uber cup 2008, di menit-menit terakhir acara akan mulai...Cuaca diluar lagi ujan...Nonton gak yaaah??? |
 |  | Dapet tiket semi final uber cup 2008 tapi cuma satu....nonton gak yaah...bingung??? |
 |  | Mereka datang ke News Transtv untuk menemui seorang kawan sambil berjualan barang kerajinan khas buatan suku baduy, dari kampung Cibeo (Banten) mereka berjalan selama 4 hari 3malam...
Baduy Bukan Suku Terasing
Provinsi Banten memiliki masyarakat tradisional yang masih memegang teguh adat tradisi yaitu Suku Baduy yang tinggal di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak. Perkampungan masyarakat Baduy pada umumnya terletak pada daerah aliran sungai Ciujung di Pegunungan Kendeng - Banten Selatan. Letaknya sekitar 172 km sebelah barat ibukota Jakarta; sekitar 65 km sebelah selatan ibukota Provinsi Banten. Masyarakat Baduy yang menempati areal 5.108 ha (desa terluas di Provinsi Banten) ini mengasingkan diri dari dunia luar dan dengan sengaja menolak (tidak terpengaruh) oleh masyarakat lainnya, dengan cara menjadikan daerahnya sebagai tempat suci (di Penembahan Arca Domas) dan keramat. Namun intensitas komunikasi mereka tidak terbatas, yang terjalin harmonis dengan masyarakat luar, melalui kunjungan. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, masyarakat yang memiliki konsep inti kesederhanaan ini belum pernah mengharapkan bantuan dari luar. Mereka mampu secara mandiri dengan cara bercocok tanam dan berladang (ngahuma), menjual hasil kerajinan tangan khas Baduy, seperti Koja dan Jarog (tas yang terbuat dari kulit kayu Teureup); tenunan berupa selendang, baju, celana, ikat kepala, sarung serta golok/parang, juga berburu.
Masyarakat Baduy bagaikan sebuah negara yang tatanan hidupnya diatur oleh hukum adat yang sangat kuat. Semua kewenangan yang berlandaskan kebijaksanaan dan keadilan berada di tangan pimpinan tertinggi, yaitu Puun. Puun bertugas sebagai pengendali hukum adat dan tatanan hidup masyarakat yang dalam menjalankan tugasnya itu dibantu juga oleh beberapa tokoh adat lainnya. Sebagai tanda setia kepada Pemerintahan RI, setiap akhir tahun suku yang berjumlah 7.512 jiwa dan tersebar dalam 67 kampung ini mengadakan upacara Seba kepada “Bapak Gede” (Panggilan Kepada Bupati Lebak) dan Camat Leuwidamar. Pemukiman masyarakat Baduy berada di daerah perbukitan. Tempat yang paling rendah berada pada ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Sehingga dapat dibayangkan bahwa rimba raya di sekitar pegunungan Kendeng merupakan kawasan yang kaya akan sumber mata air yang masih bebas polusi. Lokasi yang dijadikan pemukiman pada umumnya berada di lereng gunung, celah bukit serta lembah yang ditumbuhi pohon-pohon besar, yang dekat dengan sumber mata air. Semak belukar yang hijau disekitarnya turut mewarnai keindahan serta kesejukan suasana yang tenang. Keheningan dan kedamaian kehidupan yang bersahaja. Sumber : Buku Masyarakat Baduy Dalam Rentang Sejarah oleh Suhada Penerbit Biro Humas Setda Pemprov Banten. http://bantenonline.com / wongbanten
|
 |  | Frame : Reactor Stang : Kalloy Handgrip : Specuali Sadel : Velo Shifter : Deore m350 Rear Derailur (RD) : Deore m350 Front Derailur (FD) : Deore m350 Rantai : Hb53 Sproket (Cassete) : Hb50-9 Crankset : M445 Botton Branket : Es30 Pedal : Alloy Rem (Brake) : Shimano M465 Velg (Rims) : Alexrims EN 24 36H Ban dalam : Swallow Ban luar depan&belakang : Bontager
Terima kasih : http://hsgautama.multiply.com/ atas penjualan frame yg murah plus bonusnya http://theprincelove.multiply.com/ atas pemberian ban luar Bontager http://ichoez.multiply.com/ yg telah ngomporin untuk beli helm folker kuning
|
Selamat Menikmati DOJO TRANSCORP.wmv (8.4 MB)
 |  | Rasulullah SAW "Apabila seorang berkunjung (menengok) seorang muslim yang sedang sakit, maka seakan-akan dia berjalan di kebun surga, hingga ia duduk. Apabila sudah duduk, maka akan diliputi rahmat Allah. Apabila ia berkunjung di pagi hari, maka tujuh puluh ribu malaikat akan mendo'akanya agar ia mendapat rahmat hingga sore. Apabila ia berkunjung di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaiakat akan mendo'akanya agar ia diberi rahmat hingga pagi hari" HR.At-Tirmidzi no.969, Ibnu Majah no.1442 |
 |  | Seorang Kawan KALAH main UNO....
|
| |